Monday, 9 August 2021

Bau Busuk dari Kemaluan Laki-laki dan Wanita Pezina Mampu Menyiksa Penghuni Neraka


Aroma busuk dari kemaluan pezina untuk siksaan bagi penghuni neraka, di artikel ini akan kami jelaskan sebuah riwayat yang mungkin bisa untuk menambah keimanan kita, supaya senantiasa takut berbuat zina, dan selalu ingat akan siksaan dari sebuah perzinahan.

وقد جاء من غير طريق ان ريح فروج الزانين و الزانيات تؤذي اهل النار المؤمنين غير الزانين من شدة نتنها ومعنى هذا ان تلك النتوتة بلغت في الشدة مبلغا الم الناس ايلاما يشغلهم عن الم النار 

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa bau busuk kemaluan para laki-laki dan wanita yang berzina saking busuknya baunya dapat menjadi siksaan yang menyakitkan bagi penduduk neraka lain yang tidak berzina. Keadaan tersebut dapat dipahami bahwa saking busuknya bau itu sangat menyiksa bagi penduduk neraka yang lain melebihi sakitnya siksaan api neraka itu sendiri .

وانما ذالك في الفروج لانها التي اقترفت لذة المعصية فيناسب جدا ان تذوق الم العذاب

Kenapa baunya begitu busuk menyengat di kemaluan ? Karena kemaluanlah yang melakukan dan merasakan maksiat tersebut, jadi sangat pantas jika kemaluanlah yang merasakan siksaan sakitnya.

واذا كان اهل النار المؤمن جميعا-وعددهم لا يعلمه الا الله- يعذبون بريح فروج الزناة- فكيف بالزناة انفسهم من ذالك العذاب، نسأل ربنا الرحيم الكريم ان يعافينا من ذالك بمنه وكرمه

Jika semua penduduk neraka di siksa dengan bau busuk kemaluan para pezina lalu bagaimana dengan siksa untuk para pezina itu sendiri (tentu lebih badas).

وروى ابو يعلى واحمد و ابن حبان في صحيحه و الحاكم و صححه انه صلى الله عليه وسلم قال ومن مات مدمن الخمر سقاه الله جل و علا من نهر الغوطة قيل وما نهر الغوطة قال نهر يجري من فروج المومسات -لزانيات- يؤذي اهل النار ريح فروجهم.

Kanjeng nabi Muhammad saw bersabda "orang yang mati dalam keadaan mabuk maka Allah azza wa jalla menyiksanya dengan disiram sungai "ghutoh". Sahabat bertanya, apa itu sungai ghutoh ? Kanjeng nabi menjawab " yaitu sungai yang mengalir dari kemaluan para wanita pezina yang bau busuknya dapat menyiksa seluruh penduduk neraka.

اداب الاسلام في نظام الاسرة، سيد محمد بن علوي المالكي الحسني، ٦١.

Labels:

Tuesday, 27 July 2021

Orang Beradab Sudah Pasti Berilmu, Orang Berilmu Belum Tentu Beradab


Kita ketahui, bahwa perbedaan manusia dengan binatang adalah akal atau ilmu. Tetapi tingkatan yang lebih tinggi dari ilmu yakni adab atau akhlak. Karena seberapapun banyaknya ilmu tanpa disertai adab yang baik akan bisa menjadikan manusia pun berperilaku seperti binatang (keserakahan, tamak, kejam dan perilaku tercela lainnya).

Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy,
“Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Kenapa para ulama mendahulukan mempelajari adab?

Sebagaimana Yusuf bin Al Husain berkata,
“Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.”

Sebegitu pentingkah mempelajari adab, baru ilmu kemudian?

Nah, misalnya di kehidupan nyata pun mungkin dari kita pernahkah menjumpai seorang yang sangat pintar, tapi sombong. Cerdas, tapi tak berperilaku baik. Pandai, tapi adab terhadap orangtua/gurunya kurang.

Pastinya kita pun memandang tidak baik orang seperti itu, karena budi pekertinya yang tidak sinkron dengan kepandaiannya.

Labels:

Thursday, 1 July 2021

Jangan Meremehkan Pekerjaan Orang Lain, Ini Penjelasanya!


Air itu gratis, tapi ketika anda minta orang lain mengambilkan dari gunung, mengemasnya dalam botol, maka anda harus bayar.

Udara itu gratis, tapi ketika anda minta orang lain memasukkannya ke ban kendaraan anda, maka anda harus bayar.

Cahaya itu gratis, tapi ketika anda minta orang lain dengan ilmunya sehingga cahaya masih bisa hadir saat matahari tak ada, maka anda harus bayar.

Membuat video pake hape itu gratis, tapi ketika ekspektasi anda ada cinematicnya, angle dan permainan kamera maupun editing, color grading yang mestinya perlu skill editing maka anda harus bayar.

Ada banyak kasus semisal di atas, yang mungkin tidak bisa ditulis satu persatu kasusnya karena akan panjang, ada chief yang begitu mengolah semua makanan jadi nikmat, ada fashion desainer & tailor yang mampu menyulap penampilan jadi modis, elegan dsb .. dst.. dst

Ilmu itu gratis, tapi ketika anda minta orang lain mempelajarinya, mengujinya, menyaringnya hingga ketemu formula terbaik, maka anda harus bayar.

Jadi please deh, jangan seenaknya ngomong ilmu itu milik Allah, masak harus bayar :3 Ya semua yang ada di dunia ini milik Allah, termasuk barang-barang yang sampeyan punya. Tapi apa boleh orang seenaknya ambil barang anda dengan alasan milik Allah?

Bahannya bisa jadi gratessss...menuju untuk mendapatkan gratis itu bisa berdarah-darah mas bro neng bro.

Penuntut ilmu pasti paham, kalau dari "bodoh" menjadi "pintar" itu perjuangannya luar biasa. Bisa ada tangisan, luka, kurang tidur, rasa gelisah, dsb.. mental dan fisik ditempa..

Anda boleh membayar selembar kertas kosong seharga satu rim kertas, akan tetapi saat selembar kertas diisi dengan desain arsitektur atau grafis, maka  anda tidak bisa lagi menghargakannya seharga itu. 

Jadi pantaslah kita untukk menghargai mereka yang telah capek-capek mencari ilmu, dan pada akhirnya bisa membantu kita untuk mendapatkan fasilitas dan berbagai kemudahan.

Lupakan kalimat pamungkas untuk minta tolong "khan teman", karena kata tersebut mestinya anda membayar lebih mahal dari standar harga pasaran. Karena artinya anda tahu perjuangan teman tersebut bagaimana ia bisa berdarah-darah mencapai hal tersebut. Jika tidak bisa lebih membayarnya lupakan kata teman.

Labels:

Tuesday, 22 June 2021

Nasehat Kehidupan Agar Kita Selalu Ingat Dengan Kematian


Ada tiga hal dalam hidup yang tidak akan kembali:
1. Waktu
2. Kata-kata
3. Kesempatan

Ada tiga hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang:
1. Kemarahan
2. Keangkuhan
3. Dendam

Ada tiga hal yang tidak boleh hilang:
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran

Ada tiga hal yang paling berharga:
1. Kasih Sayang
2. Cinta
3. Kebaikan

Ada tiga hal dalam hidup yang tidak pernah pasti:
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi

Ada tiga hal yang membentuk watak seseorang:
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras

Ada tiga hal yang membuat kita sukses:
1. Tekad
2. Kemauan
3. Fokus

Ada tiga hal yang tidak pernah kita tahu:
1. Rezeki
2. Umur
3. Jodoh

Tapi, ada tiga Hal dalam hidup yang pasti dan tidak dapat di elakan:

1. Tua
2. Sakit
3. Mati

Selamat merenungkan dengan penuh hikmat agar makin bijak menapak hari-hari ke depan.

Labels:

Thursday, 11 February 2021

5 Peringatan Untuk Orang yang Berhianat Kepada Sesama Manusia


Salah satu ciri seorang mukmin adalah kemampuannya dalam menjaga amanah. Amanah di sini tidak terbatas pada janji atau menjaga rahasia saja. Lebih dari itu, amanah juga mencakup menjaga kepercayaan dari orang lain dan juga kepercayaan dari Allah sebagai pemimpin di muka bumi.

Bagi orang yang menjalankan amanah dengan baik, Allah menjanjikan pahala dan balasan yang baik. Sedangkan, orang – orang yang berkhianat dari amanahnya, Allah memperingatkannya dengan balasan yang buruk. Berikut ini adalah beberapa peringatan yang Allah berikan pada orang yang berkhianat.

1. Khianat Merupakan Sifat Munafik

Dalam sebuah hadits, dikatakan bahwa khianat adalah salah satu sifat yang dimiliki oleh orang munafik. Selain itu, orang yang munafik juga senang bicara bohong dan mengingkari janji. Sudah sepantasnya bagi seorang mukmin untuk menyelisihi ciri – ciri orang munafik tersebut. Yaitu dengan berkata jujur, menepati janji, dan menjaga amanah.

Tanda-tanda orang munafik ada tiga;  jika berbicara berbohong, jika berjanji ingkar dan jika dipercaya berhianat.
(HR. Bukhari Muslim)

2. Pengkhianat Akan Dipermalukan di Akhirat

Setelah seluruh manusia wafat dan kehidupan di bumi selesai, maka semua umat manusia memasuki hari pembalasan atau kehidupan akhirat. Pada hari itu, semua perbuatan manusia semasa hidup akan dihitung dengan adil. Termasuk para pengkhianat.

Di hari itu, para pengkhianat akan mendapatkan bendera sebagai tanda. Hal ini tertulis dalam sebuah hadits, yaitu:

Setiap penghianatan akan mendapat bendera di hari kiamat, disebutkan ini penghianatan si fulan dan ini penghianatan si fulan.
(HR. Bukhari Muslim)

3. Pengkhianat Tidak Disukai Allah

Dalam surat Al-Anfal, Allah berfirman:

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.
(QS. Al-Anfal: 58)

Dalam surat tersebut, Allah menyebutkan bahwa Dia tidak menyukai orang yang berkhianat. Hal ini karena pengkhianatan bukanlah sifat yang dimiliki oleh seorang mukmin. Di samping itu, pengkhianatan juga akan menimbulkan kerusakan, kerugian, dan permusuhan. Sementara Islam merupakan agama yang menghendaki perdamaian dan keselamatan.

4. Khianat Adalah Sifat Orang Yahudi

Ada banyak kisah tentang pengkhianatan bangsa Yahudi kepada para nabi – nabi terdahulu dan juga kepada Allah. Salah satu di antaranya diceritakan di dalam al-Quran pada surat Al-Maidah yang artinya:

(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
(QS. Al-Maidah:13)

Dalam surat tersebut, Allah menceritakan bagaimana orang Yahudi sering sekali melakukan pengkhianatan. Bahkan pengkhianatan tersebut dilakukan terhadap Allah dengan mengubah perkataan Allah. Ayat ini juga mengingatkan kaum muslimin dan orang – orang mukmin agar selalu menjaga amanah dan tidak berkhianat kepada Allah dan para nabi.

5. Khianat Adalah Salah Satu Jalan Menuju Neraka

Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): ‘Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)
(QS. At-Tahrim:10)

Pengkhianatan yang dilakukan oleh para istri Nabi tersebut merupakan pengkhianatan yang buruk. Karena itu, Allah menghukum mereka dengan memasukkannya ke dalam neraka. Begitu pula dengan siapa saja yang melakukan khianat di masa-masa selanjutnya.

Itulah 5 peringatan bagi orang – orang yang khianat. Islam adalah agama yang menghargai kejujuran dan juga amanah. Sebaliknya, bagi orang – orang yang mengabaikan amanah dan bahkan berkhianat, Allah memperingatkan dengan balasan yang sangat buruk.

Labels:

9 Sopan Santun yang Perlu Diperhatikan Saat Berada di Majelis Ilmu


Salah satu ciri seorang muslim adalah memiliki adab yang baik. Termasuk juga adab saat berada di majelis ilmu. Dengan menjaga adab di majelis ilmu, maka ilmu yang diterima akan lebih berkah dan bermanfaat. Ada beberapa adab yang perlu seorang muslim perhatikan saat berada di majelis ilmu. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Memberikan salam kepada orang yang ada di majelis ilmu

Salah satu bentuk kesopanan dan sunnah datang ke majelis adalah.

memberikan salam pada orang-orang yang ada di majelis tersebut. Baik pada saat datang maupun jika hendak pergi meninggalkan majelis.

2. Tidak berbisik-bisik yang menimbulkan prasangka orang lain di majelis ilmu tersebut

Adab ini bukan hanya perlu diterapkan saat berada di majelis, tapi juga dalam keseharian. Tidak layak bagi seorang muslim berbisik-bisik berdua atau lebih dan meninggalkan orang lain dalam percakapan tersebut. Sikap seperti ini dapat menimbulkan kesedihan dan prasangka dalam hati orang yang ditinggalkan.

3. Duduk di tempat yang tersisa dan berlapang di dalam majelis ilmu

Begitu datang ke majelis ilmu, hendaknya seseorang memperhatikan sekitar lebih dulu dan mencari tempat yang masih tersedia. Jika sudah tidak ada tempat lagi, maka orang yang berada di majelis dianjurkan untuk melebarkan lingkaran majelis dan menyediakan tempat bagi orang yang baru datang tersebut.

4. Tidak banyak tertawa saat berada di dalam majelis ilmu

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Nabi SAW pernah bersabda,

Janganlah kamu memperbanyak tawa, karena banyak tawa itu mematikan hati.
(HR. Ibnu Majah)

Hadits ini juga berlaku saat seorang muslim sedang berada di tengah majelis ilmu.

5. Tidak duduk di tengah lingkaran majelis ilmu atau di antara dua orang yang sedang duduk

Selanjutnya, jika majelis ilmu dilakukan dalam bentuk lingkaran, menjadi adab di majelis untuk tidak duduk di tengah lingkaran. Selain itu, tidak dibenarkan juga untuk duduk di antara dua orang, kecuali orang tersebut mengizinkannya.

6. Tidak mengambil tempat orang lain yang pergi sebentar dari majelis

Terkadang, seseorang bisa pergi sebentar dari majelis untuk suatu keperluan. Hal ini tidak menjadikan tempat duduknya menjadi kosong dan boleh diisi siapa saja. Seorang muslim tidak dibenarkan menduduki tempat yang kosong sementara. Dan lebih dianjurkan untuk menempati tempat lain yang belum terisi.

7. Memperhatikan kesopanan selama berada di dalam majelis ilmu

Saat berada di majelis, seorang muslim juga dianjurkan untuk memperhatikan kesopanan. Yaitu dengan menjaga sikap dari hal yang dapat mengganggu anggota majelis lain. Seperti menguap, membuang ingus, bersendawa, dan lain sebagainya.

8. Menjaga pembicaraan di dalam majelis ilmu

Kadang kala, ada pembicaraan di dalam majelis yang bersifat aib atau rahasia. Karena itu, termasuk adab dalam majelis juga untuk menjaga setiap pembicaraan yang berlangsung di dalamnya. Hal tersebut termasuk dalam bentuk amanah yang perlu dijaga.

9. Menutup majelis ilmu dengan doa penutup majelis

Terakhir, sebuah majelis ilmu sebaiknya ditutup dengan membaca doa kafaratul majlis atau doa penutup majelis. Doa ini merupakan doa yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad dan sebagai bentuk permohonan ampun atas kesalahan yang mungkin terjadi di dalam majelis.

Itulah sembilan adab yang perlu diperhatikan seorang muslim saat berada di dalam majelis. Adab tersebut bukan hanya sebagai sarana menjaga kenyamanan anggota majelis, tapi juga sebagai pengharapan atas berkah Allah di majelis ilmu tersebut.

Labels:

Thursday, 7 January 2021

Keutamaan Hari Senin Dan Hari Kamis Menurut Ulama


Keistimawaan Hari Senin Dan Hari Kamis Untuk Umat Islam

1.Hari Senin Adalah Hari Istimewa
Bagi pekerja kantoran atau pelajar, Senin menjadi hari menjenuhkan. Senin merupakan hari mereka mengawali aktivitas setelah libur. Senin pagi yang padat menjadi bayangan menyeramkan. Namun, bagi Nabi Muhammad SAW Senin dan Kamis istimewa. Nabi Muhammad SAW memilih dua hari itu untuk ibadah puasa. Apa sebab?

2.Keutamaan Pada Hari Kamis
Mungkin karena Senin merupakan hari kelahiran Beliau SAW. Lalu bagaimana dengan Kamis? Masak Rasulullah SAW dilahirkan di hari Kamis juga?

3.Kutipan Hadits Syekh Abu Zakariya
Kutipan hadist oleh Syekh Abu Zakariya Al-Anshori berikut ini dalam karyanya Fathul Wahhab setidaknya membantu menjawab,

وقال تعرض الأعمال يوم الاثنين والخميس فأحب أن يعرض عملي وأنا صائم رواهما الترمذي وغيره

Rasulullah SAW bersabda, “Amal itu diperlihatkan di hadapan Allah pada hari Senin dan hari Kamis. Aku gembira sekali amalku diperlihatkan di saat aku sedang berpuasa.” HR Turmudzi dan selainnya.

4.Amalan Diperlihatkan Allah
Mengenai jam berapa amal itu diperlihatkan, kita tidak menemukan keterangan waktu pada hadits di atas. Apakah jam 8 pagi, jam 10, atau waktu dhuhur? Syekh Bujairimi dalam karyanya Attajrid Linaf‘il Abid, Hasyiyah ala Fathul Wahhab mengatakan,

قوله (وأنا صائم) أي قريب من زمن الصوم لأن العرض بعد الغروب كما تقدم

Ungkapan “Di saat aku sedang berpuasa” maksudnya, berdekatan dengan aktivitas puasa. Karena, amal perbuatan diperlihatkan selepas matahari terbenam saat orang sudah membatalkan puasanya.

Syekh Bujairimi masih dalam kitabnya memberi keterangan tambahan,

فائدة: تعرض الأعمال على الله تعالى يوم الاثنين والخميس، وعلى الأنبياء والآباء والأمهات يوم الجمعة، وعلى النبي صلى الله عليه وسلم سائر الأيام اهـ ثعالبي

5.Hari Jumat Amalan Diperlihatkan Ke Nabi
Pemberitahuan: amal perbuatan seseorang diperlihatkan di hadapan Allah SWT pada hari Senin dan hari Kamis. Di hadapan para nabi, ayah, dan ibu yang bersangkutan sendiri, amal diperlihatkan pada hari Jum’at. Sementara di hadapan Rasulullah, amal seseorang diperlihatkan setiap hari. Dikutip dari Tsa’alabi.

6.Nasehat Untuk Kita
Untuk itu, baik-baiklah berperilaku. Minimal menjaga puasa Senin-Kamis. Karena, segala bentuk aktivitas kita diantarkan malaikat di hadirat Allah, Nabi Muhammad SAW, para nabi, ayah dan juga ibu kita yang terlebih dahulu wafat. Betapa malunya kita bila mereka semua mendapati catatan amal kita hitam kotor? Dan betapa bangganya mereka bila melihat catatan baik amal kita?

Wallahu A'lam.

Labels:

Friday, 25 December 2020

Ingat Akan Kematian Adalah Tujuan Utama Kita Hidup Di Dunia


Mungkin kita pernah menyaksikan bagaimana tertangga, saudara, atau orang tua kita ketika sakaratul maut (menjelang kematian). Atau mungkin juga kita takut, kerananya kita tidak pernah tahu dan tidak mahu tahu bagaimana kondisi orang menjelang kematian.

Apa untungnya mengetahui hal sedemikian? tentu saja sebagai bahan renungan bagi kita untuk berhati hati dalam meniti kehidupan di dunia ini, demi keselamatan dunia dan akhirat.

Ada sahabat rasul menggambarkan sakitnya mati bagai tebasan seribu pedang, ada juga yang bilang seperti kambing yang dikuliti seratus kali, ada juga yang mengatakan andai semua air yang ada didunia ini habis diminum orang yang menjelang kematian, semua itu tidaklah dapat menghilangkan rasa haus.

Kita yang masih hidup dan menikmati indahnya dunia ini, tentu belum pernah merasakan bagaimana sakitnya sakaratul maut. Ini memang urusan gaib, urusan yang akan datang namun pasti dan kita semua akan menemuinya.

"SETIAP YANG BERNYAWA PASTI AKAN MERASAKAN
KEMATIAN."

Adakah orang tidak merasakan sakit ketika ajal menjemput? Semuanya akan merasakan sakit, namun, ada sebahagian hamba ALLAH yang tidak dirasakan sakitnya, kerana terhibur dengan melihat wajah kekasihnya, yakni RASULULLAH. Sakit tidak terasa kerana asyik memandang wajah RASULULLAH yang semulia dan seindah makhluk. Serta melihat gambaran syurga yang akan ditempatinya nanti.

Bandingkan dengan peristiwa yang terjadi pada perempuan perempuan yang melihat ketampanan NABI YUSUF. Mereka tidak merasa sudah menghiris jari jari mereka ketika mengupas buah. Lalu bagaimana dengan orang yang sakaratul maut yang ketika itu melihat keelokkan wajah RASULULAH, tentu tidak akan merasakn sakit.

Teringat riwayat NABI IBRAHIM yang berdialog dengan malaikat maut ( IJRAIL ), bagaimana malaikat maut mencabut orang orang yang beriman dan soleh, ternyata malaikat maut berubah bentuk dengan rupa seorang pemuda tampan dan bercahaya dengan senyum yang ramah dan mengeluarkan bau yang sangat harum, namun sebaliknya ketika ditanya bagaimana ia mencabut orang orang kafir dan orang senang bermaksiat, malaikat maut mengubah bentuknya menjadi orang buruk rupa dan menjijikkan serta menebar bau yang sangat busuk, sehingga NABI IBRAHIM langsung pengsan kerana mencium bau busuk dan rasa takut yang teramat sangat.

Apakah kita termasuk orang yang akan didatangi malaikat maut dengan rupa yang menyenangkan ataukah dengan rupa yang menjijikan. Apakah kita akan termasuk orang yang akan menyaksikan video yang menggambarkan keindahan kenikmatan syurga ataukah menyaksikan gambaran neraka. Termasukah kita orang yang ketika menjelang ajal, RASUL hadir dan memberikan bimbingan talkin dengan mengucapkan khalimah taibah LA ILAHA ILLALLAH. Dan kita mampu menuturkan khalimah itu dengan keyakinan yang mantap.

Inilah khalimah terakhir yang harus kita ucapkan. Kata RASUL: 

"SIAPA YANG AKHIR PERKATAANNYA LA ILAHA ILALLAH MASUK SYURGA."

Khalimah ini yang perjuangkan dan didakwahkan RASUL pada awal awal kerasulan beliau. Oleh kerana itu sepatutnyalah kita sebagai umat beliau mencontoh perilaku beliau untuk menanamkan khalimah pada anak cucu kita di awal awal kelahirannya.

Alangkah indahnya ketika melihat sahabat atau keluarga kita yang meninggal dunia dalam keadaan solat. Meninggal dunia dalam keadaan bertakbir ALLAHUAKBAR. Dan mengucapkan khalimah LA ILAHA ILALLAH.

Kematian saudara, orang tua, anak anak kita tentu membuat kita bersedih. Kesedihan itu manusiawi, dan namun, kesedihan itu tentu akan terobati dengan melihat keadaan akhir hayatnya dapat menuturkan khalimah taibah. Wajahnya terlihat putih kuning berseri. Seolah tersenyum tanda kebahagiaan. Semua orang bilang bahawa itu nyaman, tenang, semua orang orang memuji kebaikannya.

Alangkah sedihnya, kalau saudara kita atau kita nanti mati dalam keadaan yang mengenaskan. Sehabis berbuat maksiat, mengumbar nafsu syawat, atau setelah menenggak minuman keras, dan sabu sabu. Orang yang tahu enggan melaksanakan/ mengurus jenazahnya, kalau tidak memandang keluarganya, mungkin dibuang saja ke laut tanpa dimandikan dan tidak pula disolatkan.

Tidak ada jalan lain, melainkan kita harus kembali, bertaubat kepada ALLAH, dan mengisi hidup ini dengan amal amal yang soleh, serta memperbanyak zikir kepada ALLAH, sehingga lisan ini akan terlatih mengucapakan khalimah LA ILAHA ILALLAH.

ALLAH memang menguji kita dengan mati dan kebinasaan, untuk membuktikan siapakah diantara kita yang mempunyai amal yang baik dan sempurna.

Kini saatnya kita mulai memperbaiki diri, senang berbuat kebaikan dan kebajikan, senang dengan orang yang berbuat kebaikan dan kebajikan. Benci hati ini berbuat maksiat dan kemungkaran dan kekufuran.

Dan sempurnakanlah ikhtiar kita dengan mengambil salah satu terekat aulia ALLAH yang muktabarah, semoga dengan itu memperbanyak harapan kita untuk HUSNUL KHATIMAH.

"YA ALLAH, SESUNGGUHNYA KAMI MEMOHON KEPADAMU KESELAMATAN KETIKA BERAGAMA, KESIHATAN BADAN, LIMPAHAN ILMU, KEBERKAHAN REZEKI, TAUBAT SEBELUM DATANGNYA MAUT, RAHMAT PADA SAAT DATANGNYA MAUT, DAN AMPUNAN SETELAH DATANGNYA MAUT. YA ALLAH, MUDAHKANLAH KAMI DALAM MENGHADAPI SAKARATUL MAUT, BERIKANLAH KAMI KESELAMATAN DARI API NERAKA, DAN AMPUNAN PADA SAAT HISAB."

Semoga bermanfaat.

Labels:

Thursday, 26 November 2020

Cara Mencintai Guru, Seorang Murid Wajib Membacanya!


Jika cinta pada gurumu , maka jaga gurumu dengan perbuatanmu , ucapanmu, dan tulisanmu.

Orang yang berakal selayaknya lebih banyak diam daripada bicara, karena betapa banyak orang yang menyesal karena bicara dan sedikit yang menyesal karena diam. 

Orang yang paling celaka dan paling besar mendapat bagian musibah adalah orang yang lisannya senantiasa berbicara, sedangkan pikirannya tidak mau jalan.

Orang yang berakal seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. 

Dia perlu menyadari bahwa dia diberi dua telinga, sedangkan diberi hanya satu mulut, supaya dia lebih banyak mendengar daripada berbicara. 

Sering kali orang menyesal pada kemudian hari karena perkataan yang diucapkannya, sementara diamnya tidak akan pernah membawa penyesalan. 

Menarik diri dari perkataan yang belum diucapkan itu lebih mudah daripada menarik perkataan yang telah terlanjur diucapkan. 

Hal itu karena biasanya apabila seseorang tengah berbicara maka perkataan-perkataannya akan menguasai dirinya. 

Sebaliknya, bila tidak sedang berbicara maka dia akan mampu mengontrol perkataan-perkataannya.

Maka dari itu marilah kita menjaga kecintaan kepada guru kita melalui perbuatan , lisan dan tulisan kita yang baik dan bermanfaat. Dan renungilah , ketika kita berbuat tidak baik kita sudah tidak mencintai guru kita. 

Tapi kita jangan menyerah untuk menjadi orang baik,  kita harus berusaha melakukan perbuatan yang berakhlakul karimah , berkata dengan baik tidak meyakiti orang lain dan membuat tulisan yang baik pula.

Semoga kita semua bisa berbuat baik, berkata baik dan menulis secara baik pula karna bentuk kecintaan kita kepada guru dan guru senantiasa selalu mendoakan kita dan memberikan keberkahan pada kita semua.

Amiin amiin yaa robbal 'aalamiin.

Labels:

Sunday, 22 November 2020

Ingin Bercahaya Di Hari Kiamat? Ikuti Ahlinya Yang Bercahaya!

Kita semua tau bahwa manusia dan seluruh makhluk hidup yang ada di bumi ini membutuhkan matahari. Berkat cahayanya kita dapat melihat dan karena panasnya kita dapat bertahan hidup. Jika matahari padam sedetik saja, segala sesuatu akan hancur dan binasa. Nah kali ini, kita akan mengutip satu ayat yang sedikit berkaitan dengan sains. Allah swt Berfirman,

الَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَاراً فَإِذَا أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ

“Yaitu (Allah) yang Menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu.” (QS.Yasiin:80)

Tentu ayat ini memiliki tafsiran serta pembuktian sains yang luas. Namun secara umum kita dapat mengambil pelajaran bahwa semakin banyak tumbuhan menyerap panas matahari maka ia akan semakin banyak menghasilkan api (ketika terbakar).Memang kebanyakan tumbuhan itu berwarna hijau, tapi didalamnya menyimpan kandungan panas matahari.

Namun bukan ini maksud yang akan kita tuju. Jika kita mengenal matahari sebagai sumber cahaya bagi penduduk bumi, jangan lupa bahwa ada cahaya yang jauh lebih besar dari itu. Ciptaan Allah yang mentransfer cahaya keseluruh alam semesta, bahkan karenanya matahari dapat bersinar.

Siapa lagi kalau bukan cahaya pertama, Nabi Muhammad saw.

وَدَاعِياً إِلَى اللَّهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجاً مُّنِيراً

“Dan untuk menjadi penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai cahaya yang menerangi.” (QS.Al-Ahzab:40)

Posisi kita dihadapan Rasulullah saw seperti posisi tumbuhan hijau dihadapan matahari. Semakin banyak ia menyerap cahaya matahari, semakin banyak pula api yang terkandung didalamnya. Semakin banyak kita menyerap cahaya Rasulullah saw, semakin besar pula cahaya yang akan kita pancarkan di Hari Kiamat.

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِم

“Pada hari engkau akan melihat orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, betapa cahaya mereka bersinar di depan dan di samping kanan mereka.” (QS.Al-Hadid:12)

Orang munafiq (yang tidak pernah menyerap cahaya dari Rasulullah saw) tidak akan memiliki cahaya di akhirat. Hingga kelak mereka akan mengemis kepada orang-orang mukmin. Namun Allah Menolak permintaan mereka, karena cahaya itu tidak bisa didapatkan di akhirat, ia hanya bisa dibawa dari alam dunia dengan mendekatkan diri kepada Rasul saw.

يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِن نُّورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءكُمْ فَالْتَمِسُوا نُوراً فَضُرِبَ بَيْنَهُم بِسُورٍ لَّهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِن قِبَلِهِ الْعَذَابُ

Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu.” (Kepada mereka) dikatakan, “Kembalilah kamu ke belakang (dunia) dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu di antara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat dan di luarnya hanya ada azab. (QS.Al-Ahzab:13)

Mari kita semakin mendekati Rasulullah saw, karena hanya itulah satu-satunya cara untuk menyerap cahaya dari beliau. Semoga kita dibangkitkan sebagai orang-orang yang bercahaya di hari kiamat.

Labels:

Saturday, 21 November 2020

Empat Orang Ini Janganlah Engkau Jauhi Terlebih Menyakitinya


Ada empat orang yang  harus tetap engkau lindungi engkau kasihi engkau jaga,bahkan ada empat orang lagi yang harus engkau jauhi,seperti apa keterenganya? Berikut Penjelasanya!

Jangan Menyakiti Empat Orang Ini

Empat Orang Ini Jangan Kamu Jauhi

1. Ayahmu.

2. Ibumu.

3. Saudara laki-laki mu.

4. Saudara perempuan mu.

Empat Perkara ini Hendaknya Kamu Berlindung Dari Dadanya 

1. Galau.

2. Sedih.

3. Lemah.

4. Pelit.

Empat Orang ini Janganlah Kamu Kasar Kepada Mereka 

1. Yatim.

2. Miskin.

3. Faqir.

4. Orang sakit.

Empat Perkara Yang Memperindah Dirimu 

1. Sabar.

2. Tabah.

3. Ilmu.

4. Dermawan.

Empat Orang Yang Hendaknya Kamu Dekati 

1. Orang yang ikhlas.

2. Orang yang Alim.

3. Orang yang dermawan.

4. Orang yang jujur.

Empat Orang ini Jangan Kamu Jadikan Teman 

1. Tukang bohong.

2. Tukang colong.(seorang pencuri)

3. Tukang hasud.

4. Tukang adu domba.

Empat Orang ini Jangan Sampai Kamu Tahan Kedermawanannmu Terhadap Mereka 

1. Istrimu.

2. Anak-anakmu.

3. Keluargamu.

4. Sahabatmu.

Empat Hal Yang Hendaknya Kamu Kurangi

1. Makan.

2. Tidur.

3. Malas.

4. Bicara.

Empat Hal Yang Jangan Kamu Putus 

1. Shalat.

2. Al-Qur'an.

3. Dzikir.

4. Silaturrahmi.

Sekian dan semoga bermanfaat dan barakah untuk kita semua.

Amiiin Allah humma Aamiin.

Labels: